Disela Waktu

Setiap rengkuhan n a f a s

yang aku dan kau ukir disela udara

adalah cerita kecil yang akan

terlupa

Dan sapaan burung diatas pohon yang memutih dipenuhi salju

yang kau terka merupakan hal-hal retoris

dalam kehidupanku

Sedang kau disana hanya bisa menyapa

matahari kecil yang mengintip lewat

bilik jendela

Lalu kau hanya bisa menunggu lewat

15 j a m waktu yang berbeda. Tanggal

yang tidak sama.

: Ditengah jalan, ditengah jarak, ditengah waktu dan angan.

Ditengah itu adalah hampa yang meragukan

***

Puisi pertama untuk orang yang berbeda, biasanya kalau menulis hal seperti ini ditujukan untuk satu orang yang sama selama 3 setengah tahun terakhir. Kali ini aku menemukan orang lain, walau masih canggung dan tidak pasti.

Semoga nanti dapat inspirasi.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s